Direkt zum Hauptbereich

Tentang Jatuh Cinta

 

                                                        Sumber Gambar: Google

Tentang jatuh cinta

Rasa kesal telah hadir

Menantikan balasan

Menunggu dan menunggu

 

Tentang jatuh cinta

Mengharap satu dan yang lainnya

Bisa saja kata tak tersampaikan

Mau yang tersisipkan menjadi malu

 

Tentang jatuh cinta

Kesal menjadi teman setiap hari

Menjadi ia yang berterima

Atau tidaknya

 

Tentang jatuh cinta

Aku yang sedang kebingungan dengan kompetisi

Melawan diri sendiri yang serba tidak tahu

Terkadang membawa ragu

 

Tentang jatuh cinta

Dari hati yang telah lama tak merasa

Akankah harus kembali memutar

Mencari haluan baru

Atau adakah harapan

 

Tentang jatuh cinta

Aku yang lelah

Dan yang terkadang hilang arah

Tak tahu bagaimana cara ia bekerja

 

Tentang jatuh cinta

Ada apa cerita esok

Akankah datang membawa kabar hilang

Atau kabar baik dan berterima

 

 

Kommentare

Beliebte Posts aus diesem Blog

Dengarlah, hanya itu yang sederhana

Sederhana saja ku hanya seorang penikmat diksi pada bait bait kata yang terkonotasi dengan bahasa yang terlarikkan pada satu intuisi yang berbunyi kata rindu pada setiap guratan baitnya mau kau dengarkan ini? Tak maupun tak apa Aku tak memaksa Hanya saja intuisi ini bernotasi kencang Selalu berujung dengan satu irama Walau tanpa satu kata yang kau bisa anggap nyata

Tak Kutemukan Kau

Jalanku bukan pada riwayat pencarianmu Setelah kembali memutar pikir dan rangkanya Menapaki setelahnya puluhan jalur baru yang tak diketahui tujuannya Kataku tidak kutemukan pada semua kalimatmu Setelah kubaca berulang dan menuntaskannya Tuk kesekian kali Tak terselipkan satu diksipun atas nama serupa Dari nama yang slalu kucari Pikirku selalu kembali Terbawa pada satu imaji Dari arah yang kutemukan dan kucari dalam setiap catatan yang kutuliskan pada secarik kertas saja Hanya memang mungkin sudah terlalu banyak guratan yang berulang Sampai kini aku tak berujung kembali pada pangkal cerita Aku hanyalah aku Yang tak bisa memaksa alur menjadi terkendali Lantas biarkan alam bergerak semestinya berjalan pada putaran rodanya Seperti cerita hujan yang semakin deras Saat kau tak keluhkan Rintiknya terdengar merdu bukan

Sabtu

Tangis, bahagia, rindu, kenangan Segala rasa berada pada ujung jakarta Tak terhitung lagi suara yang manusia dengar Tuk kembali pulang atau pergi menjemput jalannya Manusia berjumpa pada bandara Menghilangnya ramai dalam sendu Riuhnya pilu dalam aksara Terkungkung kini di hari Sabtu Inikah rasa menjemput takdir Tak lepas tanda tanya menjumpai akhir Justru ia semakin meraung Hingga lepas tak terbendung Bisa saja bandara lebih berharga daripada apa apa Atau mungkin berubah tanpa arti Dalam perjalanan manusia mencari makna