Direkt zum Hauptbereich

Ada Jeda Diantara Detik


Image result for time

Ada jeda diantara detik
Masa waktu yang tidak banyak diketahui
Apa sebenarnya jeda itu

Sedikit tidak lebih lama
Tapi ia juga sedikit tak lebih cepat dari masa yang berlalu

Ada jeda diantara detik
Mungkin masa itu pula
Adalah hal yang paling menarik
Dan mungkin bisa jadi sebaliknya

Serasa membayangkan pikir dan tatapan semu
Menyongsong setiap simetris dan linear garis lurus
Yang tak berujung

Ada jeda diantara detik
Pula ada kata yang menusuk
Tak ayal banyak juga kata yang melambung dan mengudara

Menyelesaikan setiap pesannya
Menerpa angin
Sampai tiba ia pada tuannya

Ada jeda diantara detik
Ada juga yang masih sembunyi
Pada ulasan yang tertanam
Diantara romansa picisan

Kommentare

Beliebte Posts aus diesem Blog

Dengarlah, hanya itu yang sederhana

Sederhana saja ku hanya seorang penikmat diksi pada bait bait kata yang terkonotasi dengan bahasa yang terlarikkan pada satu intuisi yang berbunyi kata rindu pada setiap guratan baitnya mau kau dengarkan ini? Tak maupun tak apa Aku tak memaksa Hanya saja intuisi ini bernotasi kencang Selalu berujung dengan satu irama Walau tanpa satu kata yang kau bisa anggap nyata

Tak Kutemukan Kau

Jalanku bukan pada riwayat pencarianmu Setelah kembali memutar pikir dan rangkanya Menapaki setelahnya puluhan jalur baru yang tak diketahui tujuannya Kataku tidak kutemukan pada semua kalimatmu Setelah kubaca berulang dan menuntaskannya Tuk kesekian kali Tak terselipkan satu diksipun atas nama serupa Dari nama yang slalu kucari Pikirku selalu kembali Terbawa pada satu imaji Dari arah yang kutemukan dan kucari dalam setiap catatan yang kutuliskan pada secarik kertas saja Hanya memang mungkin sudah terlalu banyak guratan yang berulang Sampai kini aku tak berujung kembali pada pangkal cerita Aku hanyalah aku Yang tak bisa memaksa alur menjadi terkendali Lantas biarkan alam bergerak semestinya berjalan pada putaran rodanya Seperti cerita hujan yang semakin deras Saat kau tak keluhkan Rintiknya terdengar merdu bukan

Sabtu

Tangis, bahagia, rindu, kenangan Segala rasa berada pada ujung jakarta Tak terhitung lagi suara yang manusia dengar Tuk kembali pulang atau pergi menjemput jalannya Manusia berjumpa pada bandara Menghilangnya ramai dalam sendu Riuhnya pilu dalam aksara Terkungkung kini di hari Sabtu Inikah rasa menjemput takdir Tak lepas tanda tanya menjumpai akhir Justru ia semakin meraung Hingga lepas tak terbendung Bisa saja bandara lebih berharga daripada apa apa Atau mungkin berubah tanpa arti Dalam perjalanan manusia mencari makna