Direkt zum Hauptbereich

Dan Kini Dan Masih



Masih bersama angan
Menantikan sesuatu  yang lebih indah dari harapan
Rintik hujan datang perlahan
Beraharap datangnya membawa ragu menjauh berlawanan

Bukan iri atau dengki yang menggundahkan
Hanya saja setiap yang datang
Selalu bernafaskan hembusan yang sama
Berdetak melampaui irama yang semestinya ditentukan

Apa kabar rindu?
Masihkah menajdi dingin yang menyelinap
pada setiap pintu dan jendela kamar
Serta berbisik
Bahwa kau angin malam
Yang datang mengentuk
Membawa dingin dan sunyi

Kini kau adalah kaku
Tak tertunduk
Dan tak menoleh
Berharap satu tangan menepuk pundak
Menyapa diantara jemari yang hangat
dan raut senyum dari bibir merah kecil itu

Kommentare