Direkt zum Hauptbereich

Tanya Pada Dunia

 


Belakangan ini pikirku bertanya

Sebuah arti satu kata

Dari apa yang kita sebut dunia

Dan tentang maksud semuanya


Tulisanku mungkin hanyalah sajak biasa

Yang terdiri dari ragam frasa

Menunjukkan tentang kebingunganku

Dari apa yang ada dalam benak ini


Ragam logika

Mestinya mampu mencerna

Semua-semua dari tanya

Nyatanya, logika ini seperti hampa

Tentang bodohnya aku


Apa itu dunia dan isinya?

Apa itu hidup ini?

Bagaimana hidup itu nanti?

Bagaimana perjalananku?


Gambaranku yang sederhana

Yang menyelipkan kata bahagia

Pada bagian rangkanya

Rasanya sulit kutemukan


Selalu kumaknai hidup ini

Tentang sebuah perjalanan panjang

Dengan ujungnya kematian

Serta surga atau neraka di akhirnya


Sebagian pikirku menyatakan

Aku tahu tentang kebenaran

Tapi pikiran lain membenarkan

Aku terlarut dalam kebodohan


Manusia punya mimpi yang sama

Hidup dalam kebahagiaan

Tanpa kesusahan

Tanpa keresahan


Apakah benar hidup itu perlu diperjuangkan?

Lantas, bila perlu kenapa?

Mengapa kita perlu sampai mengais?

Sampai menemukan dari apa yang kita cari


Biarkan aku dengan pikir ini

Hingga aku bertemu dengannya

Jawaban pada tanya ini

Sampai aku tumbuh tanpa ragu

Dan tiba waktuku

Kommentare

Beliebte Posts aus diesem Blog

Dengarlah, hanya itu yang sederhana

Sederhana saja ku hanya seorang penikmat diksi pada bait bait kata yang terkonotasi dengan bahasa yang terlarikkan pada satu intuisi yang berbunyi kata rindu pada setiap guratan baitnya mau kau dengarkan ini? Tak maupun tak apa Aku tak memaksa Hanya saja intuisi ini bernotasi kencang Selalu berujung dengan satu irama Walau tanpa satu kata yang kau bisa anggap nyata

Tentang Kini

  Lama ku tak bersama sore Menikmati waktunya yang sekejap Mengalunkan senandung lagu Bercerita tentang kini Tentang kini Rasa yang perlahan memudarkan tanya Dari aku yang telah memulai untuk Kembali lagi membuka rasa Meskipun ketidaktahuan Membersamai apa-apa yang telah menjadi kini Menapaki hari esok selanjutnya Dengan pengharapan Aku tak tahu jika nanti Patah tumbuh kan hilang berganti Membedakan hari-hari  Dengan rasa yang tak lagi menjadi kini Yang aku tahu Hanya ada rasa saat ini Telah berhenti tuk berpatri Dan sedang ku nikmati

Just alive

  Mungkin ada banyak lagi aksara yang tak terbaca Masih banyak lagi lukisan yang tak pernah terlihat Banyak lagi irama yang tak terdengar Dan banyak lagi cerita yang tak terungkap Dewasa hidup pada hari-harinya dengan berjalan memutar Berotasi pada detik waktu yang terus berporos Meninggikan matahari dan lalu Menutupnya dengan malam yang gelap Dewasa kini hidup dengan rutinitas Seolah menjadi perangkap yang tak berujung Mendebatkan sisi idealis dan realis Lalu memberinya ruang kenyataan Apakah kini sesulit ini untuk bercerita? Seolah tak ada ruang untuknya bersandar Dewasa kini bukanlah tentang seberapa jauh melangkah Namun, tentang seberapa kuat ia bertahan Nyatanya dewasa kini ialah tentang kerapuhan Mereka hanya berpura-pura terlihat tampak baik Meski beban dibelakangnya melampaui batasnya Dan sialnya ia harus tetap memikulnya