Direkt zum Hauptbereich

Percakapan Antara Ruang, Waktu, Rindu dan Aku



Ilustrasi Gambar: Google


Aku tengah berdiskusi

Bersama ruang dan waktu

Berbicara mengenai rindu

Bolehkah?


Rindu yang baru saja pergi

Tetibanya datang kembali

Tanpa tak terduganya

Dengan membawa cerita


Aku rindu

Atau mungkin kau

Benar aku tengah rindu

Tapi bukan berarti

Kau tak boleh pergi


Aku hanya ingin menuliskan puisi tentang rindu

Membicarakan bagaimana ia menuntunku pada waktu 

Masa yang tlah lalu dan entah berada di ruang yang mana


Aku hanya rindu

Saat kau menangis terisak bercerita

dan bersandar pada pundak kiriku

Lalu aku menyeka matamu

dan berkata

Tenang saja ada aku


Aku juga rindu

Saat aku berada di pundakmu

Bertingkah laku layaknya seorang anak

Yang berada dipangkuan ibunya


Rindu mungkin ingin meminta waktu

Memutar balikkan semua yang tlah lalu

Tapi aku tahu

Waktu mustahil sudi itu untuk itu


Waktu hanya tertawa melihat itu

Tidakkah kau sadar rindu

Waktu ku bukan lagi tentang rindu

Dan mengubah semuanya

Waktuku ada untuk bagaimana nantinya


Dan ruang hanya tersenyum

Rindu 

Kau tenang saja

Mungkin saat ini 

Kau perlu jeda

Kommentare