Direkt zum Hauptbereich

Rasa Jalan Cerita




Ratusan kata terukir pada satu suara

Mengukir berbagai macam cerita

Pena hitam mengentalkan lembaran putihnya kertas

Entah kata apa yang akan tertuang padanya

Seolah rasa ingin terkuak dengan kerasnya

Mengempalkan kedua tangan dengan kuat

Satu tanda yang segera menyadarkan

Bahwa ukiran kata yang melayang itu tertahan

Sulitkah untuk memulai menulisnya?

Semua orang pasti berpikir itu mudah

Tapi bagian mananya?

Nampak hanya mudah tuk terucap di bibir saja

Memulai itu mudah, aku setuju

Hanya saja menguatkan hal yang tertanam

Itu menjadi pertanyaan

Melepaskan yang terbedanm dengan hati-hati

Menjaga agar setiap alur ceritanya sama dan disukai

Kita tentu punya pilihan yang tersedia

Pada pikiran yang berkecamuk menampar keras tebalnya dinding rasa

Ungkapkan, jika itu diperlukan

Ucapkan, bila itu membuatmu melayang

Sampai menghilang tanpa beban di ujung pertemuan

Ceritakanlah nanti, bila cerita yang ditulis itu telah berakhir bahagia

Atau bila ujungnya berakhir duka

Sampaikanlah, bila itu cerita yang kau suka

Kau bebas mengarangnya dan mengatur jalan ceritanya

Apapun yang kau suka

Keluarkanlah isi hati yang kau rasa

Kommentare

Beliebte Posts aus diesem Blog

Dengarlah, hanya itu yang sederhana

Sederhana saja ku hanya seorang penikmat diksi pada bait bait kata yang terkonotasi dengan bahasa yang terlarikkan pada satu intuisi yang berbunyi kata rindu pada setiap guratan baitnya mau kau dengarkan ini? Tak maupun tak apa Aku tak memaksa Hanya saja intuisi ini bernotasi kencang Selalu berujung dengan satu irama Walau tanpa satu kata yang kau bisa anggap nyata

Tentang Kini

  Lama ku tak bersama sore Menikmati waktunya yang sekejap Mengalunkan senandung lagu Bercerita tentang kini Tentang kini Rasa yang perlahan memudarkan tanya Dari aku yang telah memulai untuk Kembali lagi membuka rasa Meskipun ketidaktahuan Membersamai apa-apa yang telah menjadi kini Menapaki hari esok selanjutnya Dengan pengharapan Aku tak tahu jika nanti Patah tumbuh kan hilang berganti Membedakan hari-hari  Dengan rasa yang tak lagi menjadi kini Yang aku tahu Hanya ada rasa saat ini Telah berhenti tuk berpatri Dan sedang ku nikmati

Just alive

  Mungkin ada banyak lagi aksara yang tak terbaca Masih banyak lagi lukisan yang tak pernah terlihat Banyak lagi irama yang tak terdengar Dan banyak lagi cerita yang tak terungkap Dewasa hidup pada hari-harinya dengan berjalan memutar Berotasi pada detik waktu yang terus berporos Meninggikan matahari dan lalu Menutupnya dengan malam yang gelap Dewasa kini hidup dengan rutinitas Seolah menjadi perangkap yang tak berujung Mendebatkan sisi idealis dan realis Lalu memberinya ruang kenyataan Apakah kini sesulit ini untuk bercerita? Seolah tak ada ruang untuknya bersandar Dewasa kini bukanlah tentang seberapa jauh melangkah Namun, tentang seberapa kuat ia bertahan Nyatanya dewasa kini ialah tentang kerapuhan Mereka hanya berpura-pura terlihat tampak baik Meski beban dibelakangnya melampaui batasnya Dan sialnya ia harus tetap memikulnya