Direkt zum Hauptbereich

Bagian Kecil

 



Aku hanyalah sepotong bagian kecil

Dari bagian partikel yang tumbuh

pada semesta agung nan luas ini

Nampak wujudnya dari dekat

Tak tampak bila hanya memandang jauh tak terbatas


Tujuh milyar manusia berkembang biak

Pergi di pagi hari dan pulang larut

mencari makna dan penganan untuk hidupnya

Lalu aku hanya satu dari sepersekian persen makhluk itu

ikut pergi berputar mengelilingi rangkanya


Matahari kerap menemani derai langkah

Sembari hujan menyapa rindu

Tuk sekadar mengantar pelangi di ujung lagu

Atau langit jingga di kala sore

Menemani yang banyak kita tenarkan sebagai senja

Yang dikenal bersama temannya bernama cangkir kopi


Bagaimana tampak kau hidup

Tatkala kau tak mengguratkan jasad tubuhmu

Dalam catatan-catatan zaman

Menjadi bagian sejarah kehidupan

Atau bagian terkecil lingkaranmu

Kommentare

Beliebte Posts aus diesem Blog

Dengarlah, hanya itu yang sederhana

Sederhana saja ku hanya seorang penikmat diksi pada bait bait kata yang terkonotasi dengan bahasa yang terlarikkan pada satu intuisi yang berbunyi kata rindu pada setiap guratan baitnya mau kau dengarkan ini? Tak maupun tak apa Aku tak memaksa Hanya saja intuisi ini bernotasi kencang Selalu berujung dengan satu irama Walau tanpa satu kata yang kau bisa anggap nyata

Tentang Kini

  Lama ku tak bersama sore Menikmati waktunya yang sekejap Mengalunkan senandung lagu Bercerita tentang kini Tentang kini Rasa yang perlahan memudarkan tanya Dari aku yang telah memulai untuk Kembali lagi membuka rasa Meskipun ketidaktahuan Membersamai apa-apa yang telah menjadi kini Menapaki hari esok selanjutnya Dengan pengharapan Aku tak tahu jika nanti Patah tumbuh kan hilang berganti Membedakan hari-hari  Dengan rasa yang tak lagi menjadi kini Yang aku tahu Hanya ada rasa saat ini Telah berhenti tuk berpatri Dan sedang ku nikmati

Just alive

  Mungkin ada banyak lagi aksara yang tak terbaca Masih banyak lagi lukisan yang tak pernah terlihat Banyak lagi irama yang tak terdengar Dan banyak lagi cerita yang tak terungkap Dewasa hidup pada hari-harinya dengan berjalan memutar Berotasi pada detik waktu yang terus berporos Meninggikan matahari dan lalu Menutupnya dengan malam yang gelap Dewasa kini hidup dengan rutinitas Seolah menjadi perangkap yang tak berujung Mendebatkan sisi idealis dan realis Lalu memberinya ruang kenyataan Apakah kini sesulit ini untuk bercerita? Seolah tak ada ruang untuknya bersandar Dewasa kini bukanlah tentang seberapa jauh melangkah Namun, tentang seberapa kuat ia bertahan Nyatanya dewasa kini ialah tentang kerapuhan Mereka hanya berpura-pura terlihat tampak baik Meski beban dibelakangnya melampaui batasnya Dan sialnya ia harus tetap memikulnya