Direkt zum Hauptbereich

Posts

Sementara

  Sementara bagi yang lain adalah waktu yang terbelah menjadi potongan-potongan cerita yang mengarah Pada bagian sementara cerita lainnya seseorang sedang menunggui Mencari hiburan dari bait-bait lagu dan pikiran yang membelenggu Di waktu yang lain sekelompok manusia terisak tertawa, meletupkan emosi bersama dinamika yang berbeda Sementara rangkai lain Tumbuh perlahan dari akar Dan mungkin seketika tampak hancur dan terpisahkan dari dimensi

Tentang Perjalanan

  Menuju perjalanan Teringi langkah Yang dipaksakan seirama Mengetukkan keduanya untuk serupa Berbalapan kiri dan kanan kakinya Seperti yang diminta Manusia menggambarkan dilema Melukiskan tinta diatas lembar putih Tergores garis pada satu yang fana Membiarkan makna filosofis  Yang bergerak perlahan Menyempitkan kata Dan meluaskan makna Setiap dari mereka Pergi keluar dengan tujuan Menghidupi hidupnya Tuk bahagia Lantas takkan ia dapati Apa itu bahagia Sampai mereka sedikit tahu menderita Di pikiran pertama Tentang perjalanan Yang kan berujung di persimpangan Dan kau menjumpai tanya Sampai mengernyitkan Lipatan dahi raut wajahmu Kau terus pergi mencari Dari apa yang kau harapkan

Aku Merindu (2)

  Terkadang ku merindu pada masa waktu di masa lalu menjadi seorang anak kecil yang senantiasa dipangku ibu, ayah dan semua kala itu Kadang ku merindu menjadi secarik kertas polos yang diguratkan dengan warna pelangi dan tentang perasaan untuk bagaimana menghabiskan senyum hari ini dan esok Kadang aku rindu semua karna kini aku yang lupa bahwa bagian tertawa menggenapkan bagian rutinitas lain melepaskan logika dan menguraikan ekspektasi menjadi bagian-bagian kecil yang memudar perlahan tetapi kian melaju

Terlanjur Aku

  Terlanjur aku Termenung ke dalam pikir Yang menautkan kata Bersama bayang yang tak bertuan Terlanjur aku Berada dipersimpangan Hendak mencari jalan keluar Pada kebingungan yang tak berujung Terlanjur aku Terjebak diantara rasa Yang ku tak tau kemana kan menepi Dan hendak membawanya pergi Terlanjur aku Dengan cerita ini

Puisi Sederhana

Sederhana saja semua yang kau cari semua yang kucari tentang kata tentang rasa dan tentang apapun yang kau punya Adalah semua pertanyaan Yang aku temui Tentang apa itu kesederhanaan Aku bergeser Pada simpul Yang kuasumsikan Pikir sederhana dan jangan sampai semua terhenti Pada notasi tak berirama Sederhanaku hanyalah Sebuah bagian dari kerumitan Yang ada Yang datang dan masuk tiba-tiba Memberi tanda seru Tuk mencari jarum yang hilang Di tumpukan jerami Aku dan pikir sederhana Bertindak tuk pasrah sejenak Membiarkan semesta bekerja Atas apa yang ku lakukan sebagai doa Sederhanaku pada Tuhan saja

Mencari Makna

  Aku terbangun diantara pagi Ketika mentari tengah mengadah Meninggi bersama sinarnya Memberi tanda Jendela kaca terbuka Membiarkan angin pagi datang menghampiri memberikan dingin di ruang kamar Kata-kata yang kau sebutkan menggenapkan sisa malam dan pagi mendekat pada tumpukan pertanyaan tentang pencarian Nalar dangkal ini mencoba menyusun makna menjadi rangkai filosofis dan sistematis Sampai kita berada pada batas  Menitikkan sebuah garis dengan lengkungan dan panjang tentang makna yang kau cari

Ruang Semu

sebuah cerita yang dikokohkan pada paragraf bersama frasa jua klausa serta tertaut pada ribuan kosakata tentang kata yang terpenggal memisahkan untaiannya mengisahkan perjalanan seorang anak manusia yang tengah bertualang mencari makna dari makna yang selalu berbeda membulatkan sebuah rasa dan memberinya tanya tentang bagaimana akhir kisah yang tak pernah ia temui dari pertemuan pada pertemuan yang membawanya pada ruang-ruang kebingungan sebab bentuk ketidaktahuan dan pergi menuju dimensi paralel nan semu